[SALAH] “viralkan lokasi belum diketahui seorang bayi dibanting oleh bapaknya”

Membagikan video tanpa konteks yang jelas sehingga menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: peristiwa terjadi di kota Baoji, provinsi Shaanxi di Tiongkok pada tahun 2020 lalu.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan.

SUMBER: Facebook, https://archive.ph/u8163 (arsip cadangan).

NARASI: “Subhanalloh tolong viralkan sebanyak” nya semoga cepat ketangkap lokasi belum diketahui 🙏🙏seorang bayi dibanting oleh bapaknya miris jaman sekrang 🥹😤😤😤”.

PENJELASAN

Berdasarkan 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, termasuk “Konten yang Menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”. [1]

SUMBER membagikan konten tanpa konteks yang jelas sehingga menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: peristiwa terjadi di kota Baoji, provinsi Shaanxi di Tiongkok pada tahun 2020 lalu.

Verifikasi Video

Salah satu sumber yang membagikan video yang identik dengan konteks yang BENAR, Daily Star pada 21 Agu 2020: “Seorang ayah yang kejam telah difilmkan dengan kasar melemparkan putranya yang masih balita ke sofa setelah berselisih dengan pasangannya atas hak asuh anak tersebut. Pria, yang diidentifikasi dengan nama keluarga Liu, diduga dipicu oleh alkohol ketika dia bertengkar dengan pacarnya, Ms Feng, di rumah mereka di kota Baoji, provinsi Shaanxi China. …” (Google Translate) [2]

Artikel lainnya yang berkaitan, China Daily pada 25 Agu 2020: “Jaksa di provinsi Shaanxi telah menyetujui penangkapan seorang pria yang diduga melemparkan putranya hingga tewas, Beijing News melaporkan pada hari Senin. Kejaksaan rakyat di distrik Jintai Baoji mengatakan kepada surat kabar bahwa pria bermarga Liu itu telah ditangkap karena diduga sengaja melukai. …” (Google Translate) [3]

Referensi Lainnya yang Berkaitan

Sebelumnya dibagikan dengan narasi lokasi peristiwa terjadi di Turki yang telah diklarifikasi oleh otoritas setempat, Olaylaratercuman.com pada 24 Agu 2020: “Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, gambar bayi yang diangkat ke udara dan dilempar ke tanah membekukan darah. Sementara warga mengira kejadian itu terjadi di Turki; Kementerian Keamanan dan Keluarga, Tenaga Kerja dan Layanan Sosial mengumumkan bahwa situasi yang menyakitkan terjadi di Tiongkok. …” (Google Translate) [4]

REFERENSI

[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate), https://bit.ly/3wHx0lO / https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan).

[2] dailystar.co.uk: “Ayah mabuk melempar balita menangis, 2, ke sofa berturut-turut atas hak asuh anak” (Google Translate), https://archive.ph/BZ6L4 (arsip cadangan) / https://bit.ly/3OkkqDT & https://archive.ph/otnFA (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, English).

[3] chinadaily.com.cn: “Ayah ditangkap karena melempar putranya sampai mati” (Google Translate), https://archive.ph/ZwlGW (arsip cadangan) / https://bit.ly/3Ib62tp & https://archive.ph/5PXgJ (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, English).

[4] olaylaratercuman.com: “Pembunuh yang mengangkat bayi itu dan melemparkannya ke tanah mengangkat media sosial! Momen memilukan di depan kamera” (Google Translate), https://archive.ph/SC90Y (arsip cadangan) / https://bit.ly/41HbD1u & https://archive.ph/njyc4 (tautan ke artikel dan arsip cadangan dengan bahasa asli, Turki).