[SALAH] Video “HARI NERAKA BAGI MALAYSIA BAGIAN BARAT – MALAYSIA – UCRANIA”

MENYESATKAN, isi video TIDAK sesuai dengan judul. FAKTA: selain berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan, video berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan konflik Ukraina dengan Rusia menjadi Indonesia dengan Malaysia.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan.

SUMBER: Facebook, https://archive.ph/hE0RP (arsip cadangan).

NARASI: “HARI NERAKA BAGI MALAYSIA BAGIAN BARAT – MALAYSIA – UCRANIA – DUNIA MILITER UPDATE – BERITA TERKINI”.

PENJELASAN

Berdasarkan 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, termasuk “Konten yang Menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”. [1]

SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video TIDAK sesuai dengan judul. Selain berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan, video berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan konflik Ukraina dengan Rusia menjadi Indonesia dengan Malaysia.

Verifikasi Video

Salah satu sumber video dengan bagian yang identik, KOMPASTV di YouTube: “JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo menceritakan bahwa ia dan keluarga pernah merasa tidak nyaman atas kehadiran Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada awal menjabat sebagai Presiden. …” [2]

Salah satu sumber artikel yang dibaca di video dengan mengganti bagian-bagian tertentu, CNN Indonesia: “Jakarta, CNN Indonesia — Staf Umum militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia bersiap menyerang kota-kota di Donetsk, setelah Kremlin berhasil menguasai Kota Lysychansk, Luhansk. “Di arah Sloviansk, unit musuh sedang berupaya menguasai permukiman di Bohorodychne, Mazanivka, dan Dolyna dalam operasi penyerangan,” demikian pernyataan militer Ukraina pada Senin (4/7). Ketiga wilayah tersebut berada di wilayah Donetsk. …” [3]

Referensi Lainnya yang Berkaitan

Hasil pencarian Google News, kata kunci: “Presiden Jokowi Sempat Risih Diikuti Paspampres” [4]

REFERENSI

[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate), https://bit.ly/3wHx0lO / https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan).

[2] youtube.com: “Presiden Jokowi Mengaku Sempat Risih Diikuti Paspampres”, http://bit.ly/42rAmsA / https://archive.ph/auauT (arsip cadangan).

[3] cnnindonesia.com: “Belum Puas, Rusia Disebut Siap Gempur Donetsk usai Kuasai Luhansk”, http://bit.ly/3YYXdbR / https://archive.ph/GvWL2 (arsip cadangan).

[4] google.com, https://bit.ly/3JOYi0z / https://archive.ph/4cqXD (arsip cadangan).